Salman Web

Bagai keluar dari Sangkar

Liburan t'lah tiba, liburan t'lah tiba
Hore, hore, hore!

Begitu lirik lagu yang kutahu. Waktu masih kecil, aku sangat menantikan waktu liburan. Semangat untuk jalan-jalan, bermain sama teman, menghabiskan waktu seharian di rumah, dan sebagainya. Dulu aku merasa waktu libur itu sangatlah menarik karena aku bebas. Bebas dari tugas-tugas sekolah, bebas melakukan apa saja. Kini, aku merasa kebebasan ini tidaklah baik bagiku.

Aku sekarang kelas 12, sedang menghadapi salah satu hal penting dalam hidupku: mempersiapkan diri untuk kuliah. Kini waktu liburan telah tiba. Aku sudah tidak "dipaksa-paksa" lagi oleh sekolah untuk mengerjakan intensif mingguan, tidak lagi ditanya-tanya tentang personal study plan-nya, juga tidak ditanya lagi tentang passion project-nya. Aku bebas.

Tapi... satu dua hari berlalu, hidupku terasa baik-baik saja. Lewat seminggu, aku merasa jenuh. Jenuh karena tidak melakukan apa pun.

Tentu saja tanggung jawab masih ada. Aku masih harus menyelesaikan passion project dan persiapan UTBK, tetapi tidak ada motivasi untuk mengerjakan itu. Jika diibaratkan, aku sedang dalam kondisi "atau". Mengerjakan UTBK atau mengerjakan proyek? Mengerjakan proyek atau bermain gim?. "Atau" adalah situasi di mana kamu tidak memilih opsi A ataupun B.

Aku sempat dalam situasi itu, berkali-kali telah terjadi dan berkali-kali pula aku menyesali. Tapi tidak untuk hari ini.

Aku bertekad untuk berubah. Dengan menulis artikel ini, aku berhasil memutuskan sesuatu: menulis kembali artikel. Walaupun temanya belum sesuai dengan tema passion project yang kukerjakan, aku senang bisa menulis kembali.

Dulu, ketika masih kelas 10, aku merasa seperti hewan yang dikekang di sekolah. Aku harus mengerjakan tugas A, proyek B, presentasi C, video D. Kemudian, di hari libur aku mati gaya. Tidak ada kegiatan sama sekali.

Tetapi tidak untuk kali ini. Aku sekarang lagi berusaha untuk konsisten mengerjakan 10 soal perhari dari buku wangsit, belajar 2 materi UTBK dari Ruangguru, dan menulis artikel budaya kembali. Aku juga berusaha untuk meluangkan waktu untuk bermain gim dan menonton film agar aku tidak mencuri-curi waktu untuk hal tersebut.

Kini, aku kembali dikeluarkan dari sangkar rutinitas. Aku putuskan untuk berusaha dan berdoa sehingga di waktu liburan ini, di waktu aku dibebaskan dari sangkar ini, aku bisa terbang tinggi.

Terbang tinggi menggapai cita-cita. Terbang tinggi menjadi versi terbaikku.

#indonesia